Articles

Umroh Murah Akhirnya Berakhir Masalah-Kemenag Apresiasi Bareskrim

 

Jakarta (Sinhat)-Menyusul terjadinya dugaan perbuatan melawan hukum kemarin di Semarang Jawa Tengah (18/11) yang dilakukan tersangka berinisial EES membuat ratusan calon jemaah umrah menjadi korban, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah  Kementerian Agama (Kemenag) Muhajirin Yanis kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak gampang terpengaruh bujuk rayu umrah berbiaya murah.

“Kami tidak bosan-bosannya menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh bujuk rayu umrah berbiaya murah. Juni lalu Pak Menteri dan Pak Dirjen Haji telah meluncurkan Gerakan Nasional 5 Pasti Umrah agar masyarakat mengetahui bagaimana memilih travel umrah yang benar,” kata Muhajirin melalui pesan singkatnya kepada Sinhat, Kamis (19/11).

Dia menambahkan juga, Gerakan 5 Pasti Umrah itu wajib disosialisasikan oleh seluruh aparat Kemenag Pusat dan Daerah khususnya dan umumnya masyarakat luas. Klik 5 PASTI UMRAH.

Saat peluncuran gerakan itu, penandatanganan pedoman kerja antara Kemenag dengan Bareskrim Polri terkait penegakan hukum penyelenggara umrah dan haji khusus juga dilakukan dan dilanjutkan dengan pembentukan Tim Khusus Penegakan Hukum (Timsusgakum).

“Kerjasama dengan Bareskrim Polri dilakukan untuk menghadirkan pemerintah dalam rangka melindungi masyarakat dari hal-hal merugikan yang dilakukan travel nakal dan kami apresiasi reaksi cepat Bareskrim Polri dalam penegakan hukum ini. Setelah peluncuran itu juga, Pak dirjen Haji langsung membentuk Timsugakum, sampai dengan detik ini tim terus bekerja,” pungkas Yanis. (ar/ar)

Style1

Style2

Style3

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Style10